Memilih watt lampu PJU tidak boleh asal. Lampu yang terlalu terang akan boros daya. Lampu yang terlalu redup juga tidak aman untuk jalan.
Saat ini banyak proyek sudah memakai lampu LED. LED lebih hemat dari lampu sodium lama. Karena itu, watt besar tidak selalu berarti cahaya lebih baik.
Ada dua hal yang perlu dicek. Pertama adalah lumen, yaitu total cahaya dari lampu. Kedua adalah lux, yaitu cahaya yang jatuh ke jalan.
Berikut panduan singkat untuk memilih watt lampu PJU LED. Panduan ini memakai tinggi tiang, jarak tiang, dan fungsi jalan sebagai dasar.
1. Memahami Rasio Lumen vs Watt pada LED
Dulu, jalan raya dengan tiang 9 meter sering memakai lampu sodium 250 watt. Dengan LED, daya bisa lebih kecil. Lampu LED yang baik dapat memberi sekitar 120 sampai 150 lumen per watt.
Contohnya, lampu sodium 250 watt dapat diganti dengan LED sekitar 90 sampai 100 watt. Hasil akhirnya tetap terang jika desainnya tepat. Cara ini membantu biaya listrik dan RAB tetap efisien.
2. Rule of Thumb: Ketinggian Tiang vs Daya LED
Untuk cek cepat di lapangan, gunakan rasio sederhana. Jika LED sekitar 120 lm/W, pakai acuan 10 sampai 12 watt untuk tiap 1 meter tinggi tiang.
Tabel di bawah dapat menjadi acuan awal. Angka ini cocok untuk jalan umum standar.
| Tinggi Tiang PJU | Rekomendasi Daya Lampu LED | Aplikasi / Lokasi Ideal |
|---|---|---|
| 5 - 6 Meter | 40 Watt - 60 Watt | Jalan perumahan, gang, taman kota, jalur pedestrian. |
| 7 - 8 Meter | 60 Watt - 90 Watt | Jalan kolektor sekunder, area pabrik, jalan antar desa. |
| 9 - 10 Meter | 100 Watt - 120 Watt | Jalan arteri, jalan raya provinsi, jalan utama kabupaten. |
| 11 - 12 Meter | 150 Watt - 200 Watt | Jalan tol, jalan protokol kota, simpang susun raya. |
| > 15 Meter (High Mast) | 400 Watt - 1000 Watt (Modular) | Pelabuhan, bandara, stadion, simpang jalan tol yang sangat luas. |
Angka pada tabel adalah acuan awal. Untuk proyek besar, gunakan simulasi Dialux agar sebaran cahaya lebih pasti.
3. Jangan Lupakan Jarak Antar Tiang (Span)
Tinggi tiang dan daya lampu harus sesuai dengan jarak antar tiang. Jika jarak terlalu dekat, cahaya bisa menumpuk. Jika jarak terlalu jauh, muncul area gelap di tengah jalan.
Rumus praktisnya adalah 3 sampai 4 kali tinggi tiang. Contohnya sebagai berikut:
- Tiang 7 meter dengan LED 60 watt cocok untuk jarak sekitar 21 sampai 28 meter.
- Tiang 9 meter dengan LED 120 watt cocok untuk jarak sekitar 27 sampai 36 meter.
4. Faktor Standar Pencahayaan SNI (Lux)
SNI 7391:2008 memberi acuan lux untuk jalan. Jalan arteri butuh cahaya lebih tinggi karena arus lalu lintas padat. Jalan lokal bisa memakai tingkat cahaya yang lebih rendah.
Untuk jalan arteri, acuan umum berada di kisaran 15 sampai 20 lux. Untuk jalan lokal, acuan umum berada di kisaran 3 sampai 5 lux.
Semakin lebar dan ramai jalannya, daya lampu biasanya perlu naik. Tinggi tiang juga perlu disesuaikan agar cahaya menyebar rata.
Bingung Menentukan Spesifikasi Tiang & Lampu Proyek Anda?
Tim Optima dapat membantu memilih tiang dan lampu PJU. Kami juga dapat menyiapkan data teknis untuk tender, RAB, dan proyek jalan.
Konsultasi Gratis via WhatsAppProduk dan Artikel Terkait
Lanjutkan membaca topik yang berhubungan dengan lampu PJU, tiang, smart system, dan dokumen proyek.